About Us

SEJARAH BERDIRINYA IKPAMI

Oleh Ririn Dwi Retnowati, S. Kep

Ikatan Perawat Mata didirikan dengan maksud awal ingin mempererat tali silahturahmi perawat mata se-Indonesia, berbagi ilmu tentang keperawatan mata yang terbaru dan menyeragamkan kompetensi. Hal ini pertama kali disampaikan pada pada tanggal 19 juni 2014 antara Ibu Dewi murni dan  Ibu Ririn Dwi Retnowati yang kemudian berlanjut pada pertemua yang kedua pada tanggal 20 Juni 2014  yang membicarakan kelanjutan pembentukan Ikpami yang dihadiri oleh Dewi Murni (RSCM), Ririn Dwi Retnowati (RS Mata Primasana), Eti Sumartiah (RSCM), Eros Rosikin (RSCM) dan Endang Purwanti (RSCM).

Dari pertemuan tersebut akhirnya tim ini berhasil mengumpulkan perawat mata dari berbagai rumah sakit di Jakarta pada tanggal 23 juni 2014 yang agenda utamanya membahas pembentukan himpunan atau ikatan perawat mata Indonesia dengan pertama kali tercetus nama PERPAMI (Persatuan Perawat Mata Seluruh Indonesia) dan diusulkan untuk bertemu dengan teman-teman perawat yang dari rumah sakit lain supaya bisa memberikan dukungan terhadap persatuan perawat mata dan pada tanggal 2 juli 2014 rapat diahiri pula oleh Ibu Dian Hasanah perwakilan dari RS Mata Cicendo Bandung dengan hasil rapat terbentuknya nama IKPAMI (Ikatan Perawat Mata Indonesia),  AD/ART dan visi misi organisasi.

Sebagai organisasi turunan dari PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) yang baru akan dibentuk, PERPAMI pada saat itu merasa perlu melakukan audiensi dengan PERDAMI (Persatuan Dokter Mata Indonesia) untuk menyelaraskan program. Rencana ini disampaikan kepada Ketua Kolegium Oftalmologi Indonesia) yaitu Dr. dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM (K) pada tanggal 27 agustus, pada intinya beliau sangat setuju dan mendukung rencana pembentukan persatuan perawat mata Indonesia ini sehingga kompetensi perawat mata se Indonesia sama dan ada standarisasinya, beliau menyarankan untuk mengganti nama Perpami menjadi ikatan atau himpunan perawat mata Indonesia.

Audiensi dengan PERDAMI dilaksanakan pada tanggal 3 september 2014 yang diterima langsung oleh Ketua PERDAMI saat itu yaitu Prof Dr. dr. Nila F. Moeloek, SpM (K) sebelum beliau menjabat sebagai Menteri Kesehatan. Tujuan audiensi dan pemaparan program IKPAMI adalah supaya beliau mau menjadi dewan pelindung dan dapat mensupport pembentukan IKPAMI. Hasilnya ternyata sangat membahagiakan beliau sangat antusias dan sangat mendukung terbentuknya IKPAMI. Saran dari beliau segera dibuat kompetensi perawat mata yang menjadi acuan bagi perawat mata di Indonesia.

Berbekal inilah tim pembentukan IKPAMI mengajak teman-teman perawat mata di Yogyakarta yang saat ini akan menjadi tuan rumah Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) PERDAMI 2014 mengadakan pra Musyawarah Nasional pada tanggal 26 September 2014. Kegiatan ini bertempat di Balai Ayu Yogyakarta dihadiri oleh perwakilan perawat mata dari RSCM, RS Mata Primasana, JEC, RS Mata YAP, RS Sarjito, RS PKU Muhamadiyah Jogyakarta. Pada tanggal 30 Oktober 2014  dilakukan Musyawarah Nasional pelantikan Ketua Umum dan pengurus IKPAMI Pusat bersamaan dengan PIT Jogyakarta yang dihadiri dan dilantik oleh Sekjen PPNI yaitu Bapak Harif Fadilah.

Cabang pertama IKPAMI yaitu IKPAMI Cabang Yogyakarta yang dilantik padatanggal 30 Mei 2015 di Jakarta pada saat bersamaan dengan acara KONAS IKPAMI I yang dilantik oleh Ketum IKPAMI Pusat Ibu Dewi Murni yang dihadiri oleh Sekjen Harif Fadilah yang mengukuhkan Ns. GunawanWibisono, S.Kep sebagai Ketua IKPAMI Cabang Yogyakarta dengan alamat sekretariat di RS. Sardjito-Yogyakarta. Sejalan dengan program Bidang Organisasi, pendirian cabang-cabang IKPAMI di daerah mulai digalakkan.